Program Studi Profesi Dietisien FK Undip dirancang untuk memenuhi tuntutan profesional dengan menyediakan praktik profesi bagi lulusan S-1 Gizi. Program Studi ini menyiapkan peserta didik menjadi Dietisien yang kompeten dengan fokus dalam manajemen obesitas.
Program ini menggabungkan ilmu gizi dengan praktik dietetik, untuk melahirkan profesional yang siap menghadapi tantangan masalah gizi dan kesehatan.
Berita Program Studi Profesi Dietisien
PMBA 15 Hari Berbuah Hasil, UNDIP–UNAND Kawal Gizi Balita Pauh dan Agam Terdampak Bencana Banjir Sumatera Barat
Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro (UNDIP) berkolaborasi dengan Universitas Andalas (UNAND) melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan...
Jurnal Gizi Indonesia Terbitkan Vol. 14 No. 1 (Desember 2025): 10 Artikel Berkualitas dari 4 Negara
Semarang, 2 Januari 2026 — Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition) kembali menghadirkan terbitan terbaru yang inspiratif dan penuh wawasan! Edisi Vol. 14 No. 1 Tahun 2025, yang dirilis 30 Desember 2025, memuat 10 artikel ilmiah berkualitas karya 53...
Sebanyak 50% Dosen Departemen Ilmu Gizi FK Undip Masuk Top 500 Authors UNDIP 2020–2025
Semarang, 2 Januari 2026. Semarang — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip). Sebanyak 50% atau 13 dosen Departemen Ilmu Gizi berhasil masuk dalam daftar Top 500 Authors by Scholarly...
Kalkulator IMT
Pengumuman
Jurnal Departemen Ilmu Gizi
Penelitian dan Pengabdian Departemen Ilmu Gizi
Prestasi Departemen Ilmu Gizi
Undip
Temukan Kami
Sustainable Development Goals Undip
“Universitas Diponegoro sebagai institusi pendidikan tinggi di Indonesia berkomitmen dalam melaksanakan berbagai program terkait SDGs. Seluruh fakultas, sekolah dan unit lain di Undip telah menyusun program dan kegiatan untuk mencapai 17 tujuan dalam SDGs. Hal ini dalam rangka mendukung komitmen Pemerintah Indonesia dalam mencapai target nasional SDGs.”




